"Pulihkanlah kami, ya Allah penyelamat kami, dan tiadakanlah sakit hati-Mu kepada kami." Mazmur 85:5
Saudara pernah mengalami sakit hati? Tentu jawabannya "ya" ketika
dikhianati oleh teman dekat, ditinggalkan oleh orang yang dicintai,
ditipu kolega dan sebagainya. Tetapi orang yang menyimpan sakit hati
pasti tidak bisa tidur nyenyak, makan pun terasa tidak enak, bahkan
segala aktivitas yang kita lakukan pasti terasa tidak comfortable. Mungkin telinga kita telah sangat familiar
dengan lagu dangdut yang didendangkan oleh almarhum Meggy Z., di mana
ada liriknya yang mengatakan, "Lebih baik sakit gigi daripada sakit
hati." Saudara lebih memilih sakit gigi atau sakit hati? Siapa pun
kita pasti tidak akan memilih kedua-duanya. Bagaimana kalau yang
merasakan sakit hati ini adalah Tuhan?
Mengapa Tuhan sampai sakit hati? Ini semua karena ulah bangsa
Israel, bangsa yang sangat dikasihi Tuhan telah mengenyam kebaikan Tuhan
tapi mengkhianatiNya dengan melakukan penyembahan berhala dan berpaling
kepada ilah-ilah lain. Itulah sebabnya Daud berdoa memohon pengampunan
kepada Tuhan, "Untuk selamanyakah Engkau murka atas kami dan melanjutkan murka-Mu turun-temurun?"
(Mazmur 85:6). Di dalam Alkitab dinyatakan bahwa jika orang melakukan
penyembahan berhala dan tidak bertobat dari kelakuannya, Tuhan akan
menghukum keturunannya sampai kepada keturunan yang ketiga. Tertulis: "Jangan
sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, Tuhan,
Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa
kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari
orang-orang yang membenci Aku," (Keluaran 20:5). Tetapi jika anak
atau cucumu bertobat, maka kutuk yang ditimpakan kepada mereka akan
terputus. Sakit hatinya Tuhan jangan samakan dengan sakit hati kita.
Sakit hati Tuhan menunjukkan bahwa Dia adalah Pribadi yang sangat
membenci dosa dan segala bentuk kenajisan.
Masih adakah berhala dalam hidup kita? Berhala tidak harus dalam
wujud patung atau sesembahan; segala sesuatu yang membuat hari kita
berpaling dari Tuhan adalah berhala. Bisa berupa hobi, uang (harta),
pekerjaan, suami, isteri, anak dan sebagainya. Jangan bangkitkan sakit
hati Tuhan!
"Sebab janganlah engkau sujud menyembah kepada allah lain, karena
Tuhan, yang nama-Nya Cemburuan, adalah Allah yang cemburu." Keluaran
34:14
Tidak ada komentar:
Posting Komentar